0
Ciri-Ciri Burung Kacer Pancingan – Burung kacer merupakan salah satu burung yang memiliki kicauan yang lantang, nyaring serta enak didengarkan. Selain itu suara burung kacer juga bervariasi, yang artinya suara burung kacer tidak hanya ngalas suara khasnya saja, melainkan bisa juga menirukan suara jenis burung lainnya. Biasanya para kicau mania memelihara atau merawat burung kacer untuk dijadikan burung ocehan dirumah hingga dijadikan sebagi burung lomba (aduan). Untuk perawatan burung kacer agar mau dan rajin berkicau membutuhkan perawatan harian yang baik, pemberian pakan yang bernutrisi seimbang dan konsisten dalam perawatan serta pemberian pakannya. Pemasteran burung kacer juga wajib dilakukan setiap hari dengan suara burung kicau lain yang bagus. Biasanya para pecinta kicau memelihara burung kacer dari anakan, namun tak sedikit pula yang memelihara burung kacer dari ombyokan atau dari hasil tangkapan liar. Memelihara burung kacer dari anakan tentu akan lebih jinak, lebih mudah dibentuk karakternya serta lebih mudah untuk dimastering, tetapi memerlukan waktu yang tidak sebentar pula untuk membuat anakan kacer tersebut mau berkicau hingga bisa dijadikan burung lomba (aduan). Namun memelihara burung kacer dari hasil tangkapan liar juga ada keuntungannya tersendiri, yaitu salah satunya ialah mayoritas burung kacer yang dipelihara dari hasil tangkapan liar mempunyai volume yang lebih keras. Akan tetapi dalam memilih burung kacer dari hasil tangkapan liar harus lebih teliti dan hati-hati, selain membedakan jenis kelamin dari burung kacer tersebut juga memastikan bahwa burung kacer tersebut sehat dan tidak pancingan (menangkapnya dengan cara dipancing seperti menangkap ikan).

Burung kacer pancingan tentu tidak akan bertahan hidup lama, melainkan burung kacer pancingan akan segera mati dalam kurun waktu yang tidak lama lagi. Dalam membedakan burung kacer pancingan ataupun tidak dari hasil tangkapan liar atau dalam kandang ombyokan jika hanya dilihat sekilas saja tidak dapat dibedakan (terlihat sama), namun masih ada beberapa cara untuk membedakan burung kacer pancingan dalam kandang ombyokan apakah pancingan ataupun tidak. Untuk itu, kami akan membagikan cara membedakan burung kacer pancingan atau tidak atau mengenali ciri burung kacer yang didapat dari hasil pancingan didalam kandang ombyokan (dari hasil tangkapan liar). Langsung saja simak caranya dibawah.

burung kacer mati

Ciri-Ciri Burung Kacer Pancingan :

1. Pertama-tama lihatlah keadaan burung kacer tersebut. Biasanya burung kacer yang ditangkap dengan cara dipancing, paruhnya akan terbuka lebar secara terus menerus seperti burung kepanasan.

2. Berikan burung kacer tersebut dengar jangkrik. Biasanya burung kacer yang ditangkap dengan cara dipancing akan kesulitan menelan jangkrik ataupun makanan lainnya dan kelihatannya merasa sakit saat menelan makanan.

3. Pegang dan lihatlah tubuh burung kacer tersebut. Burung kacer dari hasil pancingan akan memiliki badan yang kurus karena jarang makan saat setelah dipancing, seperti yang sudah kami sampaikan diatas, burung kacer hasil pancingan akan kesulitan untuk menelan makanan bahkan sakit saat menelan makanannya.

4. Biasanya tubuh kacer dari hasil pancingan akan terlihat putih pucat dan tidak sehat. Burung kacer tersebut juga kurang lincah dan sering diam (jenggruk) didalam sangkar, hal itu menandakan bahwa burung kacer tersebut tidak sehat.

5. Burung kacer yang didapat dari hasil pancingan akan sesering mungkin untuk minum air.

Saran dari kami, berhati-hatilah dalam memilih segala jenis burung dalam kandang ombyokan. Pastikanlah burung tersebut sehat, tidak cacat, dan benar-benar ditangkap menggunakan jaring, perangkap ataupun dipulut (tidak didapat dengan cara kasar ataupun dipancing).

Demikianlah informasi dari kami dalam mengenali ciri burung kacer yang didapat dari hasil pancingan. Semoga bermanfaat bagi sobat kicau semuanya. Untuk informasi dan download suara burung yang lainnya silahkan kunjungi situs kami di informasi kicau. Terimakasih.
loading...

Posting Komentar

 
Top