0
Cara Merawat Burung Kemade Hasil Pikatan - Burung kemade adalah salah satu jenis burung ocehan yang banyak dipelihara para kicau mania untuk dijadikan burung ocehan atau masteran untuk memaster burung lain. Burung yang satu ini memiliki bentuk fisik yang kecil seperti burung pleci, burung kemade jantan memiliki warna merah pada bagian leher, kepala hingga pungungnya, dada hingga perut bagian bawah berwarna abu-abu keputihan, sayap berwarna hitam kebiruan serta ekor hitam. Sedangkan burung kemade betina memiliki warna abu-abu pada bagian leher, kepala hingga punggungnya, dada hingga perut bagian bawah berwarna abu-abu keputihan, serta sayap dan ekor berwarna abu-abu dan terdapat sedikit bulu berwarna merah pada bagian punggung atas ekor. Burung kemade jantan memiliki suara cecretan dan suitan yang khas. Biasanya burung kemade mencari makan dipepohonan yang terdapat kemadenya dan dipepohonan talokan. Burung ini beristirahat atau tidur malam dipepohonan yang tidak terlalu tinggi, setahu kami burung kemade beristirahat atau tidur malam dipohon mangga tepi jalan dan tidak bergerombol.

Cara merawat burung kemade hasil pikatan, hal ini tentu tidak mudah. Perlu penanganan khusus untuk membuatnya bisa beradaptasi dengan lingkungan manusia, bisa bertahan hidup didalam sangkar dan membuatnya mau berkicau. Hal yang harus difokuskan dalam merawat burung kemade hasil pikatan adalah cara pemberian pakannya. Dari pengalaman para kicau mania yang memelihara burung kemade hasil pikatan, burung kemade yang ditangkap dari alam liarnya atau hasil pikatan, rata-rata belum langsung mau makan sendiri meskipun sudah berusia dewasa. Jadi sobat wajib menyuap/melolohnya sebelum burung tersebut mau makan sendiri. Namun masih ada beberapa cara untuk merawat burung kemade hasil pikatan agar burung kemade hasil pikatan bisa beradaptasi dengan lingkungan manusia, bisa bertahan hidup didalam sangkar dan membuatnya mau berkicau. Langsung simak caranya dibawah.

burung kemade atau talokan

Cara merawat burung kemade hasil pikatan :

1. Pastikan burung kemade sehat, tidak cacat dan bergerak lincah. Setalah itu taruh burung kemade hasil pikatan disangkar yang ukurannya tidak terlalu kecil dan agak besar besar, misalkan dengan ukuran : 30 x 30 x 65 cm agar burung kemade tersebut leluasa didalam sangkar dan bisa ngleper (beterbangan) atau bisa juga menaruhnya disangkar besi yang digunakan untuk sangkar harian lovebird. Pasang juga tenggeran/tangkringan minimal 2, agar burung kemade tersebut bisa beterbangan berpindah tenggeran/tangkringan layaknya dialam liar, beterbangan dan pindah-pindah diranting pohon.

2. Berikan air minum dengan cepuk berukuran sedang didalam sangkar, agar burung kemade tersebut bisa minum dan biasanya untuk mandi. Untuk pakannya bisa diberikan dengan pisang kepok utuh 1 buah yang dikupas separuh kulitnya dan digantung didalam sangkar. Namun biasanya burung kemade hasil pikatan tidak langsung mau makan sendiri, jadi sobat harus menyuap/melolohnya dengan pisang kepok hingga terihat kenyang setidaknya 1 jam sekali. Lakukan penyuapan/pelolohan hingga burung kemade tersebut mau makan pisang sendiri.

3. Dekatkanlah burung kemade hasil pikatan tersebut dengan burung kemade lain yang sudah mau makan sendiri. Bisa juga mendekatkannya dengan burung pleci yang sudah jinak, agar burung kemade hasil pikatan tersebut menirukan burung kemade lain (yang sudah mau makan sendiri) atau burung pleci saat makan pisang.

4. Tempatkan atau gantang sangkar dipepohonan yang rindang, agar burung kemade hasil pikatan tersebut masih merasakan nyaman seperti dialam liarnya meskipun didalam sangkar.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan kepada sobat kicau semuanya. Semoga cara diatas bermanfaat dan bisa menjadi referensi sobat kicau semuanya dalam merawat burung kemade hasil pikatan. Untuk informasi tentang seputar kicau lainnya silahkan kunjunggi informasi kicau. Selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.
loading...

Posting Komentar

 
Top