0
Cara Menjinakkan Burung Pleci - Pada dasarnya burung pleci memanglah burung yang aktif, gesit dan lincah. Mengingat tubuhnya yang kecil dan ramping membuat burung yang satu ini mudah untuk terbang giras didalam sangkar apalagi burung pleci yang baru didapat dari hasil tangkapan dialam liar tentu tingkahnya semakin giras karena belum beradaptasi dan takut dengan lingkungannya yang baru yang dekat dengan manusia. Namun para pecinta burung dan pleci mania menginginkan burung pleci yang jinak dan mau berkicau saat keberadaannya didalam sangkar dan dekat dengan manusia. Tentu membuat burung pleci seperti itu tidaklah mudah dan perlu proses, waktu dan kesabaran dalam penangannannya. Dengan keyakinan, konsisten dan sabar burung pleci akan jinak dan mau berkicau meski keberadaannya didalam sangkar dan dekat dengan manusia.

Cara menjinakkan burung pleci memang tidak mudah, namun menurut pleci mania yang sudah berpengalaman dalam memelihara burung pleci, pleci yang giras atau gesit dapat dijinakkan. Banyak para pleci mania yang mengeluhkan tentang cara menjinakkan burung pleci. Kenapa pleci mania banyak yang menginginkan plecinya jinak?? karena jika pleci mau jinak tentunya mau berkicau pula meski keberadaannya didalam sangkar dan dekat dengan manusia bahkan saat dibawa sangkarnyapun mau berkicau. Pleci yang jinak juga mau berkicau dengan tenang didalam sangkar. Bagaimana membuat pleci agar jinak?? Simak cara yang akan kami sajikan berikut.

cara menjinakkan burung pleci

Cara menjinakkan burung pleci :

1. Pertama tempatkanlah burung pleci disangkar yang tidak terlalu besar dan ukurannya pas untuk pleci yaitu sekitar 22 x 22 x 40 cm, hal ini dilakukan agar burung pleci tidak terlalu banyak terbang giras dan tidak merusak burung pleci tersebut. Pastikan sangkar kuat dan tidak ada yang jeruji sangkarnya putus, rusak ataupun rapuh, karena pleci yang gesit, giras dan masih takut dengan keberadaan manusia, kekuatan untuk keluarnya lebih besar. Takutnya sangkar yang jerujinya sudah rapuh akan copot atau putus ketika pleci kelabakan dan terbang giras menabrak jeruji sangkar tersebut.

2. Mandikanlah pleci tersebut setiap hari, pagi jam 07.00 dan sore sekitar jam 03.00. Jangan lupa angin-anginkan dahulu dan jemur pleci setelah dimandikan kurang lebih 2 jam. Jika sore hari sudah tidak ada sinar matahari karena cuaca mendung atau pada saat musim hujan maka dekatkanlah pleci dengan lampu setelah mandi sore. Lakukan hal tersebut secara rutin setiap hari.

3. Gantanglah sangkar pleci tersebut ditempat yang agak rendah dan jangan terlalu tinggi, dekat dengan keberadaan manusia dan mungkin bisa menggantangnya ditempat yang ramai. Hal tersebut dilakukan agar pleci beradaptasi dengan keberadaan manusia dan tidak takut ditempat yang ramai.

4. Saat sobat lagi santai, turunkanlah sangkar pleci, berikan jangkrik atau ulat hongkong dan dekatkanlah pleci tersebut dengan sobat dan jangan keburu digantang lagi, biarkan dulu dibawah dengan sobat duduk didekat sangkar. Lakukan hal tersebut sesering mungkin saat sobat lagi santai. Awal-awal pleci pasti takut dan kelabakan, namun jika sudah terbiasa pleci akan tidak takut dan tidak kelabakan saat dekat dengan sobat.

5. Jangan pernah berperilaku kasar dengan pleci sobat, karena hal tersebut akan membuat pleci sobat kanji atau takut dengan sobat.

6. Pemberian pakan jangan full, dibuat pas saja agar pleci gampang lapar dan saat lapar coba sesekali memberikan jangkrik atau ulat hongkong langsung dengan tangan. Namun jika pemberian pakan tidak full, sobat harus sering mengecek pakannya agar pleci tidak telat pakan. Takutnya jika telat pakanpleci akan sakit dan bahkan sampai mati, sangat sayang jika sampai terjadi hal tersebut.

Lakukan hal tersebut secara rutin, konsisten dan sabar. Jika sobat melakukan hal tersebut dengan penuh kasih sayang, mungkin pleci sobat akan jinak seperti yang sobat inginkan. Semoga bermanfaat, selamat mencoba dan semoga sukses. Terimakasih.
loading...

Posting Komentar

 
Top